Jangan Sepelekan Empat Hal Ini Saat Melamar Pekerjaan

Selektif dalam melamar pekerjaan itu diperlukan. Jangan sampai ketidaktelitian kamu dalam membaca informasi lamaran kerja bisa merugikanmu

Perhatikan Hal Hal Kecil Saat Melamar Pekerjaan

Tidak teliti dan tidak sopan terkadang menjadi dua hal yang menghancurkan apalagi ketika melamar pekerjaan. Segala informasi yang didapat mengenai pekerjaan maupun hal yang harus dilakukan saat proses seleksi membutuhkan ketelitian Anda sehingga tidak merugikan nantinya. Selain itu, etika pun perlu dijunjung tinggi karena akan meninggalkan kesan pada orang lain mengenai Anda.

Empat Hal yang Perlu Dicermati saat Melamar Kerja

  1. Pertimbangkan jarak

Sebelum benar-benar memutuskan mengirim surat lamaran, sebaiknya Anda cek dulu lokasi tempat kerja yang Anda lamar. Hal tersebut mungkin terdengar sepele namun nyatanya sangat penting sebagai penentu kelolosan. Jarak antara tempat tinggal dan lokasi kerja akan menjadi bahan pertimbangan apakah Anda bisa menghadiri proses seleksi yang berlangsung di lokasi atau tidak.

Akan sangat percuma apabila Anda mendapat konfirmasi lolos ke tahap seleksi namun setelah melihat lokasinya Anda tidak bisa hadir karena terlalu jauh. Oleh sebab itu, teliti dalam membaca  lokasi sangat diperlukan sebelum apply. Karena biasanya proses seleksi akan dilangsungkan di tempat kerja atau pun tempat lain yang masih di sekitaran tempat kerja.

  1. Perhatikan etika ketika mengirim email lamaran

Jangan menyepelekan etika ketika mengirimkan lamaran melalui email. Jika Anda tidak memperhatikannya, maka email tidak akan dibaca oleh pihak HRD. Saat akan mengirim email, jangan biarkan kolom ‘subject’ dikosongkan, namun pastikan isi dengan posisi yang ingin Anda lamar. Dengan begitu, pihak HRD akan langsung mengetahui tujuan Anda mengirim email.

Selanjutnya, bagian ‘body’ email juga tidak boleh dikosongkan. Jangan berpikir bahwa cukup hanya melampirkan surat lamaran dan file berisi persyaratan saja. Pada kolom ‘body’ email tersebutlah kesempatan Anda untuk memperkenalkan diri secara singkat. Ibarat seperti memberikan lamaran secara langsung, pasti akan ada pembicaraan sebagai pembukanya bukan? File yang dilampirkan pun pastikan memilik kualitas yang bagus.

  1. Selalu konfirmasi kedatangan

Apabila berkas lamaran Anda diterima, pihak HRD akan menghubungi lewat email mengenai proses seleksi selanjutnya, misalnya wawancara. Apabila isi email tersebut meminta konfirmasi kedatangan, maka berikanlah konfirmasi tersebut dengan benar. Konfirmasi sangat diperlukan oleh pihak HRD agar dapat menyusun jadwal wawancara dan hal lain yang berhubungan dengan proses seleksi.

Apabila terpaksanya Anda tidak datang pun, Anda tetap harus mengirimkan konfirmasi ketidakhadiran. Dengan begitu, pihak HRD dapat memastikan berapa jumlah kandidat yang dapat hadir. Selain itu, Anda juga bisa mengirim konfirmasi kedatangan sekaligus meminta pengaturan jadwal ulang apabila Anda tidak dapat hadir di hari yang ditentukan. Namun, jangan sampai memaksa jika tidak diperbolehkan.

  1. Selalu aktif mengecek email

Segala informasi mengenai proses seleksi biasanya diinformasikan lewat email. Oleh sebab itu, Anda harus mengaktifkan notifikasi email agar selalu mengetahui perkembangannya. Selain itu, selalu baca segala informasi hingga tuntas dan teliti sehingga tidak ada kesalahan. Sebagai contoh, apabila ada undangan wawancara, maka harus diperhatikan mengenai waktu pelaksanaan, dan persyaratan lain.

Apabila Anda melamar sebagai instruktur bahasa, biasanya akan dilampirkan panduan untuk micro teaching meliputi pilihan tema, alokasi waktu, bahan ajar yang boleh digunakan, tempat pelaksanaan, dress code yang dikenakan, dan informasi penting lainnya. Agar tidak merugikan diri sendiri, maka telitilah membaca setiap detailnya. Dengan begitu, persiapan pun akan lebih matang.

Keempat hal tersebut walaupun kelihatan sepele namun berpengaruh. Sebagai contoh, apabila tidak mengirimkan konfirmasi kedatangan maka Anda akan dianggap orang yang acuh dan tidak menghargai orang lain. Padahal Anda telat membaca email atau merasa tidak perlu melakukan konfirmasi karena toh tidak bisa hadir. Kesan pertama memang sangat penting walaupun hanya tidak bertatap muka secara langsung.

Pastikan kamu tidak ketinggalan informasi lowongan kerja dari JakartaKerja

X
X